Warsaw Pact Saingan NATO? Ini Lho Ceritanya!

Warsaw Pact

Warsaw Pact mungkin asing bagi kita namun berbeda dengan NATO yang sudah banyak terdengar di buku-buku sejarah atau berita. Tetapi sebenarnya pakta atau perjanjian ini hasil dari perang dingin antara negara US, UK dan Uni Soviet. Tepat pada tanggal 14 Mei Uni Soviet membentuk Pakta ini di Warsawa, Ckoslovakia. Mengapa pakta ini dibentuk?

Keretakan Tiga Pimpinan Sekutu Dan Perang Dingin.

Setelah Jerman lepas dari Nazi bukan berarti bahwa negara damai akan terbentuk. Sebenarnya ini adalah semacam rehat dari perang selanjutnya yang kemudian bernama perang dingin. Setelah Jerman lepas dari kontrol Nazi, pihak Amerika dan Inggris mengambil kontrol atas blok Jerman Barat sementara Uni Soviet mengambil blok Jerman Timur. Setelah Nazi runtuh justru pihak-pihak yang menentang Hitler kemudian berusaha mengambil kesepatakan mengenai militer di Jerman. Namun tampaknya ketidak sepahaman itu muncul dari kesepahaman ini. Pertemuan di konferensi Yalta pada 4 Februari-11 Februari 1945. Benih ketidakpercayaan muncul antara Joseph Stalin, Franklin D. Rossevelt, dan Winston Cruchill.

Baca juga:  Lorong Waktu-Perang Salib I : Pengepungan Ma'arrat- Ketika Perang Berhujung Kanibalisme

Lalu pada konferensi postdam pada bulan Agustus 1945, justru semakin memperuncing ketidakpercayaan ketiga pemimpin negara ini terutama Presiden Truman yang menggantikan Franklin D Rossevelt dengan Joseph Stalin. Terlebih ketika Amerika akan mengalahkan Jepang dengan bom Atom pertama dunia buatannya yang menandai akhir dari Perang Dunia dan awal perang dingin. Bukannya memperoleh kesepakatan damai dunia, mereka malah menciptakan perang baru. Selain ketidaksepahaman sikap bagaimana membangun dunia pasca perang, mereka tidak sepaham mengenai sistem militer, dan ideologi.

Warsaw Pact dan Persaingan dengan NATO

Ketika pihak Amerika dan Inggris bersatu melawan Nazi di Jerman Barat, Uni Soviet melawan Nazi di Jerman Timur. Uni Soviet merasa ‘sendirian’ ketika harus bertempur dengan Nazi dan merasa seperti ‘anak tiri’. Belum lagi karena Amerika dan Inggris menyutujui remiliterisasi di Jerman Barat pada tanggal 9 Mei 1955, jelas Uni Soviet tidak menyutuji hal itu bersamaan dengan negara-negara Eropa timur dan menganggapnya sebagai ancaman.

Baca juga:  Princess Sissi - Karena Cantik Tak Selamanya Bahagia.

Pihak Amerika dan Inggris kemudian membentuk NATO (North Atlantic Treaty Organization) pada tanggal 4 April 1949 yang diikuti oleh Jerman barat, Amerika, Inggris dan sebagian Eropa bagian barat. Untuk mengimbangi bentukan NATO ini Uni Soviet membentuk Warsawa Pact (WTO) atau kerja sama antara negara sekutu Soviet untuk militer pada tanggal 14 Mei 1955. Warsaw pact ini beranggotakan Albania, Bulgaria, Cekoslovakia, Jerman Timur, Hongaria, Polandia, Romania, dan Uni Soviet.

Selama terbentuknya Warsaw Pact/ WTO, negara-negara yang tergabung dengan organisasi ini pun saling membantu dalam hal militer. Jika negara lain menyerang negara aliansi maka negara sahabat yang lain membantu negara tersebut. Warsaw pact merupakan rencana yang sistematis dari Uni Soviet untuk melindungi dirinya. Dengan Nikita Khrushchev dan Nikolay Bulganin dari Uni Soviet sebagai pimpinannya. Namun, pada tahun 1991 Warsaw Pact bubar setelah Jerman Barat dan Timur bersatu dan anggota-anggotanya mengundurkan diri.

Baca juga:  Dulunya Sepatu High Heels Itu Untuk Pria, Tetapi Sekarang...

Source:
britannica.com
nato.int

KOTAK POS