Bunga Kadupul

Design by canva.com

“Bunga ini bentuknya cantik!” Ujar manis, gadis bermata bulat dan berambut panjang yang sedang menikmati susu hangat di serambi rumahnya. Kebetulan banget mamanya suka dengan aneka tanaman hias dan bunga yang membuat halaman rumahnya nampak asri. Ia kemudian meraih ponsel yang ia letakkan di atas meja dan dengan cekatan ia membuka aplikasi yang bisa mengetahui nama bunga hanya dengan memotretnya.

Ternyata namanya wijaya kusuma, tapi dari informasi itu ada pilihan gambar yang mirip dengan bungan wijaya kusuma tetapi memiliki nama yang aneh yaitu Bunga Kadupul. Ia pun membaca dengan serius artikel pada ponsel pintarnya itu.

Bunga Langka Yang Tidak Berumur Panjang.

Bunga kadupul ini hidup di daerah Sri lanka, India dan beberapa negara Amerika Latin. Bunga ini jika dilihat mirip dengan bunga wijaya kusuma karena berasal dari famili yang sama. Nama latin dari bunga wijaya kusuma adalah Epiphyllum anguliger, sedangkan untuk nama latin dari bunga kadupul adalah Epiphyllum oxypetalum. Bunga ini menjadi banyak peminatnya karena memiliki keistimewaan, langka dan termasuk bunga termahal di dunia

Baca juga:  Dancing Plant? Ternyata Tidak Hanya Manusia Yang Bisa Menari.

Sayangnya, tanaman ini tidak bisa hidup di sembarang tempat. Banyak dari ahli tanaman yang sedang berusaha membudidayakan tanaman ini. Bunga ini memiliki keistimewaan dari aroma yang semerbak pada malam hari dan juga masa hidup yang singkat setelah berbunga yaitu selama 2 jam. Di perkirakan tanaman ini berbunga dan menyebarkan aroma pada pukul 10 sampai 11 malam. Siklus berbunga juga hanya terjadi setahun sekali antara bulan Juni dan Juli.

Dianggap Bunga Milik Dewa

Di beberapa negara bunga Kadupul memiliki nama tersendiri bahkan di negara asalnya, Sri Lanka. Di negara Sri Lanka tanaman ini dianggap sebagai tanaman milik dewa karena adanya mitos bahwa bunga ini mekar saat dewa turun dari langit. Tidak berbeda dengan di India, tanaman ini dikenal dengan istilah Brahma Kamalam. Menurut keyakinan beberapa orang yang percaya dengan melihat tanaman ini berbunga harapanmu bisa terwujud lho!

Baca juga:  Pulau Pingelap - Pulau Buta Warna Yang Di Luar Dugaan !

Lain halnya dengan masyarakat Jepang yang melihat bunga ini bukan dari sisi mitosnya tetapi keindahannya. Masyarakat Jepang menamai bunga ini sebagai Gekka Bijin yang berarti kecantikan di bawah bulan. Keindahan dan masa hidup yang singkat inilah yang membuat tanaman ini tidak diperjual belikan bahkan di negara Sri Lanka.

Manis kemudian tersenyum membelai bunga wijaya kusumanya sambil berkata “Andaikan kamu bunga kadupul, sudah pasti aku etalase.” Ia beranjak berdiri dan merasakan kram pada kakinya karena terlalu lama berjongkok di depan pot bunga.

Bagaimana menurut kalian? apakah ada yang sudah mencium keharuman dan menyaksikan bunga ini mekar? Yuk bisa comment pengalaman kalian di sini!

Baca juga:  Salar de Uyuni, Sebuah Tempat Dengan 'Cermin' Terluas Di Dunia

Source:
serenataflowers.com
bobo.grid.id
intisari.grid.id

KOTAK POS