Kata Anjay

Akhir-akhir ini kata “anjay” sedang viral di media sosial karena adanya seruan Komnas PA untuk menghentikan dan menindak pidana orang yang menggunakan kata ini. Menurut pemberitaan pengucapan kata “anjay” ini bisa mengakibatkan bullying dan mendatangkan bencana bagi pengucapnya. Apa arti kata “anjay” dan Apakah perlu sampai ke hukuman pidana?

Kata “Anjay” Dan Konotasinya.

Ilustrasi 1: Budi dan Adi sedang istirahat setelah bermain futsal di lapangan futsal bersama teman-temannya. Mereka sedang asyik bercerita mengenai putusnya hubungan Budi dengan si Susi gadis cantik di sekolah.
“Eh, kemarin aku diputusin susi.” Kata Budi sambil mengusap keringatnya yang bercucuran di dahi.
Mendengar itu si Adi terkejut dan tanpa sengaja sedikit menyemburkan air minum di dalam mulutnya.
“ANJAY!” seru budi ketika wajahnya yang terkena percikan air dari dalam mulut si Adi.

Berdasarkan ilustrasi cerita di atas kata Anjay sendiri bisa memiliki arti sial, aduh, astaga atau kata yang menyerukan keterkejutan. Dalam beberapa kasus tertentu kata ini merujuk pada sebuah ekspresi terkejut atau heran dari lawan bicaranya. Tergantung dari bagaimana situasi dalam pembicaraan itu terjadi.

Baca juga:  Filantropi-Istilah Kece Bagi Kegiatan Kemanusiaan! Apa sih itu?

Ilustrasi 2: Dodi dan Joko sedang berada di kantin sekolah, tiba-tiba ada Dika yang datang bersama dengan gerombolan gengnya berusaha mengusir Dodi dan Joko dari tempat duduknya.
“Minggir! Ini tempatku!” Kata Dika sambil menggebrak meja. Joko terlihat ketakutan dengan sosok Dika yang besar, tinggi dan sedikit berotot. Namun, Si Dodi masih menyeruput minumannya sambil berkata “Masih banyak tempat duduk lain yang kosong.”
ANJAY! MAU NGAJAK RIBUT!” Dika yang meradang mulai menarik kerah belakang baju milik Dodi hingga ia hampir tersedak.

Jika dilihat lagi dari ilustrasi kedua, kata “Anjay” disini bisa juga berarti sialan, anjing, jangkrik, atau makna umpatan negatif yang lainnya. Makna yang diterima pun menjadi tidak baik dan memprovokasi tergantung dari situasi dan akibat yang ditimbullkan oleh pembicara. Lantas perlukah kata ini dilarang hingga dibawa ke meja hijau?

Baca juga:  Kata Indah Anam Cara. Sebuah Filosofi Untuk Kata Soulmate.

Umpatan Selain Kata “Anjay”, dan Nasibnya?

Nyatanya dalam percakapan sehari-hari banyak anak muda yang menggunakan kata-kata selain kata “Anjay” untuk mengekspresikan sesuatu contohnya saja Ancrut, Ancik, Jangkrik, Jancok, dan kata-kata lainnya termasuk “Anjay”. Inilah yang membuat para mahasiswa tidak sependapat. Masalahnya bukan terletak dari kata yang berfungsi sebagai wujud ekspresi seseorang, namun terletak dari bagaimana situasi seseorang dalam mengucapkan kata ini. Hal ini berlaku pula pada kata Jancok yang menjadi kata khas di Surabaya atau jangkrik, ancrut, ancik, jancik, dan lainnya.

Letakkan permasalahan bukan pada penekanan kata yang digunakan, tetapi permasalahkan situasi orang yang sedang menggunakan kata Anjay ini. Semisal menggunakan kata “Anjay” ini sambil melakukan kekerasan, penganiayaan, atau parahnya perampasan nyawa seseorang, hal ini bisa ditindak dari akibat tindakan dari orang tersebut. Seperti yang dijelaskan wakil ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam kompas bahwa jangan menjadikan perdebatan kata Anjay ini menjadi tidak sehat.

Baca juga:  Satursay-Duende. Sebuah Kata Bernuasa Perasaan. Apa Sih??

Source:
kompas.com
popbela.com
tirto.id

KOTAK POS