Memahami manusia pada dasarnya hal yang cukup rumit dan luas. Hal itu dibuktikan pada karya-karya psikologi milik Carl Jung yang dirangkum oleh Murray Stein dalam buku Jung’s map of the soul. Carl Jung dikenal dengan teori psikologi analisisnya dimana membahas pembagian karakter manusia berdasarkan alam bawah sadar dan juga kesadarannya. Bagaimana resensi buku Jung memetakan karakter manusia itu?

Manusia Memiliki Banyak Topeng Dan Memang Tidak Sempurna!

Dalam diri manusia memiliki banyak topeng yang tidak terlihat di dalam dirinya. Lapisan topeng itu membentuk kepribadian di dalam alam bawah sadar seorang individu sehingga untuk menebak karakter seseorang itu tidaklah mudah karena topeng yang ia kenakan cukup berlapis-lapis. Contohnya saja yang disebut sebagai permukaan atau ego berasal dari alam sadar manusia dan bawah sadar.

Ego, lanjut jung dalam aion, terletak pada dua landasan: landasan somatis (badan) dan psikis. Masing-masing landasan memiliki banyak lapisan. Sebagian beririsan dengan alam sadar, sedangkan sebagian besarnya dengan bawah sadar. Mengatakan bahwa ego berada pada keduanya berarti mengatakan bahwa akar ego mencapai alam bawah sadar…..

Jung’s Map Of The Soul hal 33

Ego manusia memiliki banyak lapisan yang mana sisi yang bisa dikendalikan dan sisi yang tidak bisa dikendalikan baik itu di alam bawah sadar maupun alam kesadaran. Sisi yang tidak bisa dikendalikan oleh ego di alam bawah sadar adalah bayang-bayangnya. Bayang-bayang merupakan sisi buruk manusia dimana ia terletak di alam bawah sadar yang terepresi atau ditekan oleh ego kesadaran. Contoh mudahnya adalahan sikap iri hati yang dimiliki manusia dan tergantung sebagaimana dominan sisi iri hati itu muncul dalam mempengaruhi ego kesadaran. Dimana semakin menguatkan sisi bahwa manusia itu pada dasarnya tidak sempurna.

Baca juga:  Resensi-I Want To Die But I Want To Eat Tteopokki. Mencintai Diri Apa Adanya Kunci Hidup Di Dunia Yang Berisik!

Manusia Memiliki Sisi Feminim Dan Maskulin.

Tidak semua orang menyadari bahwa diri mereka memiliki sisi maskulin dan feminim di dalam dirinya. Hal itu dijelaskan oleh Jung dalam penelitiannya yang disebut anima dan animus. Anima adalah sosok feminim pada laki-laki dan Animus adalah sosok maskulin pada perempuan. Posisi anima dan animus ini terletak lebih dalam dari bayang-bayang ego.

Sisi anima dan animus dalam diri manusia bersifat alamiah dan tidak ada hubungan dengan faktor dari dalam luar seperti pola asuh keluarga atau konstruksi kebudayaan. Sisi feminim dan maskulin baik di dalam diri laki-laki atau perempuan sama-sama sudah ada sejak lahir, hanya saja ditekan oleh alam bawah sadar untuk memenuhi konstruksi budaya dan tututan peran yang dibangun dalam pola asuh keluarga.

….Jika persona (tampilan yang ingin ditunjukkan kepada orang lain) seorang laki-laki mengandung sifat-sifat yang biasanya diasosiasikan dengan maskulinitas pada budaya tertentu, maka sifat yang tidak sesuai dengan citraan tersebut akan ditekan dan dikumpulkan bersama-sama dalam struktur bawah sadar komplementer, yang dinamakan anima. Dengan demikian, anima mengandung sifat-sifat yang biasanya dianggap feminim pada budaya tersebut. Maka, laki-laki yang personanya sangat maskulin memiliki anima yang sangat feminim.

Jung’s map of the soul hal. 164-165.

Dari resensi buku tersebut dalam dilihat bagaimana rumitnya seorang manusia itu. Dalam diri manusia memiliki lapisan yang begitu banyak, sehingga kadang kala kita sendiri mungkin pernah merasa tidak mengenal diri sendiri. Walau bahasa dalam buku ini cukup rumit dan dalam, buku ini menjadi salah satu inspirasi album BTS lho! Jika kamu para pecinta K-Pop adakan yang sudah membaca buku ini?

Ada komentar, ketikkan dibawah ini.