Jamur Dead Men's Fingers

Mendengar kata jamur, dalam pikiran kita pasti sesuatu yang beracun atau sesuatu yang bisa dimakan. Jika beberapa jenis jamur ada yang beracun, sebagian lagi ada juga yang bisa dikonsumsi. Tapi bagimana jadinya kalau jamur yang kita temui justru mirip dengan jari dari tangan manusia? Kita mungkin akan lari seribu langkah dong ya. Well, berikut ada jamur yang mirip jari manusia dan dikenal dengan nama Dead Man’s finger.

Bentuk Jamur Yang Mengerikan!

Dead men’s finger ini merupakan jamur yang tumbuh di kayu pepohonan yang sudah mati atau muncul di atas akar yang tidak sehat. Mirip seperti namanya ya! Jamur ini pun memiliki nama ilmiah Xylaria polymorpha. Polymorpha sendiri memiliki arti yaitu ‘banyak bentuk’ karena memang jamur ini memiliki bentuk yang berbeda-beda.

Baca juga:  Swiss-Nama Negara Yang Tidak Pernah Ikut Berperang Dalam Perang Dunia. Ini Alasannya!
From the Grave: Dead Man's Fingers - Alliance for the Chesapeake Bay
dead man’s finger by allianceforthebay.org

Kebanyakan jamur ini tumbuh di wilayah hutan di wilayah Irlandia, Inggris, Dataran Eropa atau di Amerika Utara. Struktur jamur ini memiliki bentuk tegak seperti jari tangan sepanjang 3-8 Cm, berwarna abu-abu dengan ujung yang keputihan seperti kuku. Jika usianya sudah tua warnanya akan berubah menjadi coklat tua atau hitam.

Tanaman jamur ini adalah jenis jamur saprobik mengkonsumsi polisakarida dalam kayu yang bentuknya lembut dimana kaya nutrisi untuk hewan inveterbrata.

Jamur Yang Tumbuh Di Pohon Tertentu!

Tidak perlu terlalu khawatir karena tidak mungkin kamu menemukannya di bawah pohon mangga di depan rumah kalian. Jamur ini hanya tumbuh pada beberapa jenis pohon seperti Apel, pohon maple, atau pohon elm. Biasanya mereka dapat ditemui ketika musim semi atau musim panas. Pada awal musim semi biasanya mereka berwarna lebih cerah dan masih muda, sedangkan di musim panas warnanya akan berubah menjadi lebih gelap.

Baca juga:  Danau Polkadot Kanada-Danau Paling Aneh Yang Berbentuk Polkadot. Ini Penjelasannya!

Walau bentuknya yang menyeramkan, jamur ini merupakan ‘sanitasi’ alami untuk membersihkan hutan dari kayu-kayu busuk. Selain itu, jamur ini juga memiliki keunikan dimana masa hidup yang cukup lama dibandingkan dengan jamur lain. Walau sebenarnya jamur bentuknya menyeramkan, tapi merupakan jamur yang ramah lingkungan. Sayangnya, walau ramah lingkungan jamur ini tidak bisa dikonsumsi karena teksturnya yang keras dan tidak ramah pada perutmu.

Jadi, nyatanya di semesta ini masih banyak tumbuhan dan alam yang menjadi misteri ya.

Source:
mushroomexpert.com
gardeningknowhow.com
woodlandtrust.org.uk
sciencefriday.com

KOTAK POS