Perang Jargeau

Diambil dari wikipedia.org

Perang Jargeau merupakan bagian dalam perang seratus tahun yang sangat bersejarah di dataran Eropa. Perang yang terjadi selama 100 tahun itu dimana berawal dari ketidakpuasan penduduk dan ketidakstabilan pemerintahan yang membawa krisis berkepanjangan. Salah satu bagian dari perang seratus tahun adalah perang Jargeau di Prancis yang diinspirasi oleh Joan Of Arc. Bagaimana Kamhis menceritakan kisahnya?

Berawal Dari Kemenangan Perang Orleans

Perang Jargeau merupakan lanjutan dari perang perseteruan antara Inggris dan Perancis yang sudah berlangsung lama. Kedudukan Inggris yang saat itu dibantu oleh pasukan dari Burgundi yang juga ingin menguasai perancis berhasil menduduki wilayah Perancis sebelah utara sungai Loire. Banyak wilayah strategis sepanjang sungai Loire itu sudah ditaklukan pasukan Inggris kecuali Orleans yang merupakan kota terkahir yang belum ditaklukkan oleh Inggris.

Kota Orleans sudah dikepung oleh pasukan Inggris sejak bulan Oktober 1428, namun pasukan Perancis yang dipimpin oleh Jenderal Jean d’Orleans sudah mempersiapkan kedatangan pasukan Inggris dengan baik. 7000 senjata besar sudah disiapkan menghadapi serangan-serangan Inggris yang pada akhirnya membawa dampak besar pada kedua belah pihak. Secara nyata Pasukan Perancis membutuhkan bantuan tentara dimana mereka semakin kekurangan pasukan menghadapi pasukan Inggris yang semakin mendesak.

Baca juga:  Shinobi as know as Ninja : The Spy and Guardian of Japanese Warrior

Akhirnya seorang wanita bernama Joan of Arc dari desa Doremy menawarkan bantuan pasukannya untuk membantu warga Orleans melawan Inggris. Dengan persetujuan anggota kerajaan, Joan of Arc berangkat menuju Orleans melewati wilayah yang cukup berbahaya dengan pasukannya menuju sisi timur yang kurang diawasi oleh Pasukan Inggris. Pasukan Joan of Arc berhasil masuk dan membawa bantuan berupa makanan serta tentara sehingga perang Orleans dapat dimenangkan oleh Perancis.

Dampak Kemenangan Orleans Terhadap Wilayah Lain.

Kemenangan Perancis di Orleans membawa angin segar pada pemerintahan perancis sehingga mereka memanfaatkannya untuk merebut kota lain yang sudah diduduki Inggris. Salah satunya kota Jargeau yang sudah diduduki oleh Inggris. Inggris merebut kota itu agar bisa lebih mudah merebut Perancis bagian selatan sehingga kota Jargeau memiliki parit besar dan meriam-meriam yang siap menghadapi serangan.

Baca juga:  Princess Sissi - Karena Cantik Tak Selamanya Bahagia.

Pasukan Prancis memulai pertempuran Jargeau dengan menyerang pinggiran luar dan berhasil ditangkal oleh pasukan Inggris. Beberapa kali serangan dilancarkan oleh pasukan Perancis namun berhasil ditanggkal oleh Inggris hingga malam hari tiba. Keesokan paginya, Pasukan yang dipimpin oleh Joan of Arc menuntut agar kota itu dibebaskan, namun Pihak Inggris mau melepaskan kota itu. Pasukan Joan of Arc melancarkan serangan yang mendorong Inggris mau bernegosiasi dengan perancis yang dipimpin oleh La Hire. Sayangnya, Inggris sekali lagi melakukan pelanggaran yang menyinggung Komandan Senior Perancis.

Atas kejadian itu, Joan of Arc melanjutkan serangannya dan berhasil menembus pertahanan pihak Inggris. Pihak Inggris kalah atas perang Jargeau dan segera nama Joan of Arc terkenal keseluruh penjuru perancis sebagai pahlawan wanita yang paling ditakuti.

Baca juga:  Korea pada masa awal

Source:
historyonthisday.com
routeyou.com

KOTAK POS