KamHis-Epidemi Athena. Penyebab Epidemi Yang Masih Menjadi Misteri!

Epidemi Athena

Tahun 2020 ini ditandai dengan munculnya pandemi Global Covid-19 yang menyerang hampir seluruh dunia. Sebenarnya dari kisah sejarah sebelumnya, pandemi-pandemi dan epidemi yang melibatkan kematiaan besar juga pernah terjadi pada era-era sebelum masehi salah satunya yang disebut Epidemi Athens. Apa itu epidemi Athens dan Bagaimana penanganannya?

Epidemi Yang Terjadi Pada Masa Perang!

Pandemi Athens menyerang pada saat terjadi perang Peloponnesia pada tauhn 430 SM. Epidemi terjadi di wilayah sub-Sahara Afrika di bagian selatan Ethiopia. Penyakit aneh ini menyebar ke utara dan barat melalui negara Mesir dan Libya serta melewati Laut Mediterania ke Persia dan Yunani. Penyakit itu menyerang Athena melalui pelabuhan di kota Piraeus.

Kematian akibat wabah pandemi ini sangat besar yang sudah menewaskan sepertiga dari populasi di Yunani saat itu. Salah seorang sejarawan asal Yunani bernama Thucydides yang kala itu menuliskan kisah perang Peloponnesia itu menghentikan penulisan perang untuk memberikan tulisan secara rinci mengenai penyakit epidemi di Athena saat itu.

Violent heats in the head; redness and inflammation of the eyes; throat and tongue quickly suffused with blood; breath became unnatural and fetid; sneezing and hoarseness; violent cough’ vomiting; retching; violent convulsions; the body externally not so hot to the touch, nor yet pale; a livid color inkling to red; breaking out in pustules and ulcers. (2.49-2.50)

Ancient.eu

Thucydides menjelaskan bahwa orang yang menderita atas penyakit misterius itu merasa kepanasan hingga mereka lebih suka tidak mengenakan pakaian, atau merasakan haus yang begitu luar biasa walau sudah banyak minuman yang dikonsumsi. Bahkan, ia mengamati bahwa seseorang yang terinfeksi penyakit ini bisa meninggal dalam 7-9 hari dari awal munculnya gejala.

Baca juga:  Mata Afrika - Lokasi Misterius Yang Diduga Atlantis. Sudah tahu ?

Misteri Atas Penyakit Ini!

Berdasarkan pemaparan yang berasal dari catatan Thucydides para ilmuan modern berusaha mencari jawaban penyakit apa yang sebenarnya melanda Athena pada waktu itu. Dari begitu banyak ciri-ciri yang mirip dengan beberapa penyakit maka asumsi para ilmuan bsia bermacam-macam seperti penyakit tipus, cacar, tifoid, penyakit pernafasan akut, antraks hingga virus ebola. Namun, tidak satupun dari asumsi itu yang bisa dibuktikan.

Kemudian para peneliti, ilmuwan dan akademisi mulai mempertanyakan catatan dari Thucydides ini dan mencari latar belakang penulis ini. Nyatanya Thucydides sendiri bukanlah seorang ahli medis atau yang memiliki ilmu medis sehingga pernyataan mengenai gejala yang ia gambarkan secara umum ini dipertanyakan. Ada sejumlah ilmuan yang meragukan kreadibilitas dari catatan thucydides ini.

Baca juga:  Shinobi as know as Ninja : The Spy and Guardian of Japanese Warrior

Kemudian pada tahun 2001, ditemukan kuburan masal yang berasal dari tahun-tahun wabah. Para ilmuwan meneliti DNA potongan gigi dari kerangka yang ditemukan. Dari hasil penelitian DNA ini ditemukan bahwa adanya mikroba tifus purba yang berasal dari 3 kerangka yang ditemukan itu. Namun sayangnya ada pihak yang mengklaim bahwa penelitian dengan metode DNA ini tidak lengkap dan perlu penelitian silang dengan menggunakan metode penelitian RNA untuk menemukan apakah benar mikroba tifus sebagai akar dari permasalahan ini.

Sayangnya hingga kini penyebab penyakit yang menewaskan sepertiga populasi saat itu masih belum ditemukan dan menjadi misteri.

Source:
ncbi.nlm.nih.gov
ancient.eu
theatlantic.com

Ada komentar, ketikkan dibawah ini.