Resensi-Quarter Life Crisis. Dilema Para Kaum Dewasa Muda.

Quarter life crisis

Resensi buku quarter life crisis sepertinya menarik untuk dibicarakan. Buku ini cukup tipis dan dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami serta ilustrasi yang menarik pada kaum muda untuk membaca. Sebenarnya apa sih quater life crisis dan mengapa itu menjadi masalah bagi kaum muda dewasa?

Deskripsi Buku:
Judul: Quarter-Life Crisis
Penulis: Gerhana Nurhayati Putri
Jumlah Halaman: 112.0
Tanggal Terbit: 11 Nov 2019
ISBN: 9786230009068
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Elex Media Komputindo

Quater Life Crisis Dilema Tentang Siapa Kamu.

Sebagian orang tidak mengenali siapa diri mereka di usia 20 tahun-an. Pada saat usia ini orang-orang akan mempertanyakan apa yang akan dilakukannya serta apa yang diinginkannya setelah selesai kuliah atau menempuh pendidikan. Di masa ini seorang dewasa muda akan mulai mempertanyakan tentang rencana serta apa yang ia lakukan di masa depan bahkan walau usia mereka sudah dewasa mereka akan mempertanyakan seperti apa mereka sebenarnya.

Baca juga:  Resensi Bangsawan Pribumi Juga Memiliki Andil Dalam Kesengsaraan Rakyat di Zaman Kolonial - Max Havelaar Karya Multatuli

Krisis yang terjadi hampir di usia 20-30 tahun ini banyak dialami oleh orang muda. Beberapa faktor yang menjadi sebab antara lain karena faktor keluarga yang menuntut dan membanding-bandingkan generasi sebelumnya dengan generasi sekarang, faktor diri sendiri yang belum menemukan jati dirinya, serta faktor lingkungan sosial yang memiliki standart sehingga berpengaruh pada psikologis kaum muda dewasa ini.

Dilema dalam memilih pilihan hidup yang biasa ditemui, biasanya menyangkut tujuan hidup, karier, percintaan, kemandirian finansial sampai soal keyakinan. Di antara kelima masalah dilematik itu, ada dua yang menjadi masalah terbesar (Big Problem) di saat mengalami Quarter Life Crisis yaitu masalah dalam hal karir (Work Life) dan percintaan (love life)…

Quarter Life Crisis hal.30

Quarter Life Crisis Dan Pencarian Jati Diri.

Krisis seperempat abad yang dialami oleh banyak orang akan menjadikan orang yang mengalaminya mencari identitas diri mereka. Pencarian jati diri ini berhubungan dengan pilihan hidup seseorang semakin seseorang mengenali dirinya semakin mudah baginya untuk menetukan pilihan hidup yang akan diambilnya. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menemukan jati diri seseorang biasanya melalui eksplorasi dimana seseorang akan mencari tahu apa yang disukai, apa yang menjadi minatnya, bagaimana kelemahan dan kekuatan diri sendiri dan sebagainya.

Baca juga:  Resensi The Danish Way Of Parenting - Pola Asuh Anak Berkarakter.

Ketika pada saat mengeksplorasi diri sendiri ini kekuatan fokus akan tujuan sangat dibutuhkan. Sangat mudah mengalihkan fokus yang sudah ditentukan dengan membandingkan diri sendiri dengan kehidupan orang lain utamanya ketika kita mengakses sosmed sehingga membuat kita menjadi mudah mengeluh atas usaha menuju tujuan diri sendiri. Selain itu, usahakan untuk memiliki support system yang membantu diri kita dalam menghadapi stress dalam mencapai tujuan kita dan membuat kita lebih produktif.

Dalam buku ini ada macam-macam kutipan yang cukup relevan dengan topik bahasannya. Hanya saja buku ini kurang menggali secara dalam faktor-faktor yang memudahkan seseorang ada pada fase ini dan contoh permasalahan yang mengalami quarter life crisis sehingga pembaca bisa mendapatkan gambaran real dari krisis ini yang sebenarnya sangat beragam. Bagaimana manurut kalian yang sudah membacanya?

Ada komentar, ketikkan dibawah ini.