TanyaKenapa-Privasi Data Penting Di Era Digital? Baca Ini Jika Kamu Ingin Aman!

Data Privasi Ilustrasi

#TanyaKenapa Di Era digital ini, data menjadi sangat penting. Jika berurusan dengan data digital saat ini menjadi sangat sensitif, belum lagi banyaknya pemberitaan bohong atau hoax serta banyaknya modus penipuan yang mengatas namakan seseorang. Lantas, seberapa pentingnya sih data privasi itu dan bagaimana pengamanannya?

Data Privasi = Kunci Rumah

Data privasi ibaratnya kunci untuk memasuki rumah. Jika kunci rumah tidak ada maka tamu juga tidak bisa memasuki rumah. Sama dengan data privasi, jika seseorang sedikit membagi informasi mengenai data privasinya maka kecil kemungkinan orang lain akan mengetahui informasi pribadi seseorang. Data privasi sendiri merupakan potongan informasi mengenai pribadi seseorang seperti nama, alamat, nomor telepon, data keluarga, hingga yang paling sensitif yang menunjuk kehidupan pribadi seseorang.

Data privasi ini sangat penting di zaman ini dimana data privasi ini akan menjadi asset kamu sebagai pengendali datanya. Sistem informasi yang semakin cepat saat ini membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian dalam memanagement informasi data yang kamu miliki agar tidak disalah gunakan. Apalagi di saat semua serba digital dan serba cepat informasi dapat dengan mudah dibagi dan disebarkan hanya dengan menggunakan jari. Maka tidak heran banyak modus-modus penipuan dan hoax yang menggunakan informasi seseorang. Lantas bagaimana pengamanannya?

Baca juga:  Konsumerisme Meningkatkan Pemanasan Global. Kok Bisa Sih ? Ini Temuannya !

Mengunci Data Privasi!

Mengunci data privasi disini maksudnya adalah tidak terlalu terbuka terhadap informasi pribadi yang disampaikan. Data privasi yang kita punya memiliki pengaruh terhadap pikiran dan segala keputusan yang diambil, dan merupakan nilai kebebasan yang dimiliki. Data privasi ini tidak hanya alamat, nama lengkap, nomor telepon tetapi juga termasuk kesehatan, keuangan hingga siapa keluarga kita.

Perlindungan data privasi ini sangat dilindungi hukum seperti berita yang baru saja terjadi pada pasien virus corona (Covid-19) dimana nama dan alamat penderita yang sembuh terbongkar di dunia maya. Hal ini tentu saja melanggar ketentuan hukum dan kode etik kedokteran yang mana melindungi data privasi kesehatan pasiennya. Oleh karena itu, kita berhati-hati untuk tidak mengumbar atau membuka informasi penting tentang diri kita kepada publik.

Baca juga:  Resensi - Totto Chan's Children. Kisah Kemanusiaan Di Negara Konflik

Mengunci data privasi juga membuat kita terhindar dari kedok-kedok penipuan serta melindungi kita dari informasi palsu yang mengatas namakan diri kita. Tidak hanya informasi palsu tetapi juga melindungi data kita dari link-link palsu yang bisa mengambil data privasi kita yang biasanya ada pada smartphone. Ada banyak cara untuk mengunci data privasi kita seperti: Mem-password segala dokumen penting yang dibagikan, melakukan autentifikasi dua langkah pada email agar tidak mudah dimasuki hacker, Jangan membagikan password email atau dokumen kepada siapapun yang tidak memiliki wewenang, bisa juga menggunakan browser yang sudah diamankan dari iklan-iklan tidak jelas dan jangan lupa melakukan back up data jika sewaktu-waktu ada hal yang tidak diinginkan terjadi.

Baca juga:  5 Cara Meningkatkan Memori - Nggak Perlu Obat Lho !

Masih suka membagikan data pribadimu dengan mudah? Ingat tertutup untuk melindungi data privasi itu perlu agar tidak disalahgunakan orang yang tidak bertanggung jawab!

Source:
lifelock.com
medium.com
matomo.org

Ada komentar, ketikkan dibawah ini.