Sejarah Lambang Hati Yang Identik Dengan Cinta. Darimana Ya?

Sejarah Lambang Hati

Kalau bicara tentang cinta, pasti membuat orang jadi baper atau melow ya. Apalagi di hari Valentine yang di setiap sudut jalan akan ditemukan banyak simbol-simbol hati. Tapi, apa alasannya hati dijadikan lambang cinta dan bagaimana asal usulnya ?

Hasil gambar untuk history of heart symbol
Sejarah Simbol Hati Untuk Cinta by https://en.wikipedia.org

Awalnya Dari Bentuk Tanaman!

Di zaman Yunani kuno, ada sebuah tanaman adas yang biasa disebut Silphium. Tanaman ini banyak ditemukan di pantai utara Afrika dekat dengan wilayah Cyrene,Yunani. Tanaman ini memiliki fungsi sebagai tanaman obat sekaligus sebagai alat KB atau pengontrol kelahiran. Tanaman ini memiliki bentuk menyerupai hati

Teori ini memang terlihat tidak umum. Namun, pada zaman Yunani kuno, teori ini cukup berkembang hingga banyak penulis dan sastrawan yang mengagungkan khasiatnya. Tidak hanya itu, tanaman ini sempat dibudiyakan hingga pada awal abad pertama masehi punah akibat perdagangan tanaman ini. Kepopuleran dari tanaman ini membuat banyak orang mengasosiasikan cinta dengan kelahiran. Maka tak heran mata uang wilayah Cyrene ini memiliki lambang hati pada sisi uangnya.

Baca juga:  Kereta Api Punya Cerita. Walau Begitu Transportasi Ini Masih Asik Untuk Dinikmati.

Konsep Hati Aristotle

Pada abad pertengahan seorang ahli kesehatan bernama Paul Vinken menjelaskan bahwa lambang hati ini terinspirasi dari tulisan Filsuf Yunani Aristotle dan Gallen dimana hati ini memiliki tiga bilik dengan sudut runcing dibagian tengah bawah.

Kemudian, pada jurnal The Lancet karyanya juga menjelaskan bahwa gambar hati pertama kali digambarkan dalam tulisan non-medis pada sebuah puisi yang ditulis oleh sastrawan prancis tahun 1255 di Circa bernama Thibaut dalam judul Le Roman De La Poire. Puisi itu melukiskan bahwa seorang yang jatuh cinta rela memberika ‘hati’nya pada orang yang dicintainya.

Lambang hati yang lebih modern digambarkan pada abad 14 oleh Francesco Barberino seorang ahli hukum dimana ia melukiskan seorang cupid dibelakang seekor kuda sedang memanahkan hati dan mawar. Dari situ asosiasi romansa berkembang pesat. Kemudian, berkembang pada zaman Renaissance dimana banyak digunakan untuk lambang-lambang religius yang lama kelamaan semakin populer pada abad ke 18 hingga sekarang sebagai lambang cinta.

Baca juga:  Keyboard Qwerty Zaman Now, Alasan Dibalik Pembuatan Keyboard ini

Sejak lama memang hati tidak hanya dikenal sebagai organ tubuh tetapi juga tempat dimana emosi manusia berada. Sehingga lambang hati hingga sekarang masih diasosiasikan dengan cinta, keromantisan dan hubungan asmara. Jadi, sudah tidak heran lagi dengan lambang hati yang bertebaran saat hari valentine?

Source:
https://www.thevintagenews.com/2017/03/10/the-origin-of-the-heart-shape-ideograph-as-a-symbol-of-love/
https://time.com/4662675/valentines-day-heart-shape-origins/
https://www.mentalfloss.com/article/29989/why-dont-valentine-hearts-look-real-hearts

Ada komentar, ketikkan dibawah ini.