Wajarkah Bosan Dalam Hubungan Percintaan ? Baca Ini Dulu Sebelum Bilang PUTUS!

Rasa Bosan Pada Pasangan

Rasa bosan nyatanya tidak hanya hinggap di pekerjaan atau rutinitas sehari-hari. Ini juga bisa melanda hubungan cinta yang sudah berjalan cukup lama. Tak sedikit dari mereka yang menyerah dengan keadaan ini atau mengambil langkah gegabah dengan SELINGKUH! Oh, NO! Sebenarnya dari sisi psikologi, rasa bosan itu wajar. Tapi gimana kalau itu hubungan cinta? dan gimana juga cara ngatasinya?

Stabilitas Atau Hasrat ?

Di awal hubungan biasanya kita bisa menelpon berjam-jam, merencanakan akhir pekan, memberi kejutan saat momen-momen tertentu dengan kekasih dan itu memberikan perasaan yang menyenangkan. Tetapi, seiring waktu berjalan, kita sudah mengenal pasangan seperti apa sifatnya, apa yang dia suka atau tidak suka, dan seolah seperti rutinitas (terutama bagi yang sudah menikah). Di tahap ini kita sudah mulai stabil dengan hubungan yang sedang berjalan. Pada tahap kestabilan ini justru rentan terhadap apa yang namanya rasa bosan. Itu wajar terjadi pada setiap hubungan romatis dari pacaran sampai menikah.

Baca juga:  Ternyata Ada Hubungannya Budaya Kompetisi Di Indonesia Terhadap Cara Mengemudi. Kok Bisa Sih?

Berada dalam kondisi stabil bisa dibilang berada dalam zona nyaman suatu hubungan. Sehingga membuat kita jarang mengeksplor hal-hal lain yang bisa dilakukan atau belum pernah dilakukan. Jika rasa bosan yang dibiarkan terlalu lama, bisa menyebabkan seseorang mengambil keputusan keliru seperti Selingkuh, break up, atau yang paling ekstrim PUTUS! Jangan sampai ya!

Kenali Rasa Bosannya dan Cari Solusi!

Rasa bosan pada hubungan terdapat dua jenis yaitu: rasa bosan pada hubungan cinta atau rasa bosan terhadap pasangan kamu. Kadang kala orang masih mencampur adukkan dua hal ini, padahal pendekatan dan situasi yang terjadi relatif berbeda.

  • Rasa Bosan Pada Hubungan : Kita biasanya terjebak pada rutinitas yang sama sehingga membuat hubungan kita monoton. Biasanya dalam kondisi ini kita masih senang melakukan aktifitas bersama dengan kekasih hanya bosan terhadap pola rutinitasnya. Contohnya : Setiap malam minggu kalau tidak makan malam bersama, nongkrong atau nonton bioskop. Setiap bertemu topik yang dibicakan hanya seputar kuliah/kerja/kegiatan sehari-hari. Tidak bisa dipungkiri akan membuat kita mati kebosanan.
    Solusinya : Beri kejutan dadakan di luar kebiasaan seperti mengajak makan siang bersama ketika sama-sama punya waktu luang, atau mencoba pergi ke tempat baru menikmati suasana baru berdua. Tidak ada salahnya mencoba hal-hal baru agar hubungan segar kembali.
  • Rasa Bosan Terhadap Pasangan : Dalam kasus yang ini kita tidak hanya bosan terhadap hubungannya tetapi juga bosan terhadap ORANGNYA! Hal ini membuat kita tidak lagi tertarik menghabiskan waktu bersama kekasih dengan menghindarinya, atau menjaga jarak darinya. Sehingga memunculkan apa yang dinamakan break up, hingga PUTUS! Bukan karena rutinitasnya saja, tetapi ada sesuatu dari diri pasangan yang tidak membuatmu senang sehingga hal ini bisa terjadi.
    Solusinya: Bicara berdua mengenai hal yang kamu rasakan pada kekasih, jangan diamkan dia atau tiba-tiba minta putus / break tanpa kejelasan. Komunikasi dan keterbukaan sangat penting disini agar kalian bisa mengambil keputusan yang tepat.
Baca juga:  Bicara Moral Lewat Resensi Buku Berapa Luas Tanah Yang Dibutuhkan Manusia!

Setelah membaca ini, yuk kita refleksi kembali hubungan kita dengan pasangan. Jadi komunikatif dan terbuka akan membawa peluang baik ke depannya.

Source:
https://www.lifehack.org/853706/boring-relationship
https://www.psychologytoday.com/us/blog/romantically-attached/201807/feeling-bored-is-it-your-partner-or-you