tipe perfeksionis

Tipe Perfeksionis Yang Perlu Kamu Tahu, Apa Kamu Salah Satunya?

Tipe perfeksionis dianggap hanya ada satu jenis saja. Nyatanya tipe perfeksionis sendiri ada bermacam-macam. Tidak hanya dianggap mengganggu produktifitas, kondisi orang yang memiliki sikap perfeksionis bisa menjadi penghalang bagi kesuksesan. Selain itu dampak yang didapat terhadap mereka yang memiliki kecenderungan ini adalah matinya kreatifitas pribadi.

tipe perfeksionis Perfeksionis cartoon by jeffreykranz.com

Tipe Perfeksionis Menurut Studi

Sebuah studi yang dilakukan oleh Hewitt and Flett tahun 1990 bahwa perfeksionis ini dibagi menjadi 3 tipe. 3 tipe itu diantaranya :

  1. Self-oriented perfectionists : Jenis perfeksionis ini membuat dirinya membuat standart tinggi untuk diri sendiri. Tak jarang orang yang memiliki perfeksionis jenis ini membuat mereka menjadi frustasi jika standart itu tidak tercapai. Selain itu, orang ini mudah terkena depresi dan gangguan kecemasan yang membuatnya tidak bisa santai.
  2. Other-oriented perfectionists : Orang yang mengalami kondisi ini sering menetapkan standart tinggi untuk orang lain. Kondisi ini yang membuat orang dengan perfeksionis ini jarang bisa bekerja sama dalam team. Ia sulit bisa mendelegasikan tugas karena kurangnya bisa percaya dengan orang lain. Rata-rata orang yang memiliki kondisi ini jarang bisa memiliki empati dan kepercayaan terhadap orang lain.
  3. Socially prescribed perfectionists : Kondisi perfeksionis jenis ini terjadi karena adanya tekanan sosial disekitar. Kondisi sosial yang mengharuskan seorang individu memenuhi standart tinggi yang ditetapkan. Hal ini tak jarang membuat individu sulit memposisikan dirinya sendiri. Selain itu individu dengan kondisi perfeksionis ini tidak bisa mengenali dirinya sendiri dengan baik.

Tipe Perfeksionis Dan Efeknya

Sebuah studi dari University of Leuven tahun 2014 menghasilkan bahwa orang yang memiliki sifat perfeksionis akan mudah mengalami gangguan kesehatan. Selain itu, kondisi mereka membuatnya cenderung melakukan perilaku kompulfif pada tubuh misalnya menarik rambut, memukul-mukul kepala atau yang lain.

Hal itu berhubungan dengan stress dan frustasi akibat standart tinggi yang ditetapkan. Orang yang memiliki sikap perfeksionis akan cenderung menghindari kritikan, masukan dan kesalahan karena menganggapnya sebagai kegagalan. Akibatnya mereka mudah mengalami frustasi dan tingkat percaya diri yang rendah serta kecenderungan untuk mengingat kegagalan dan kesalahan dibanding dengan solusi memperbaiki. Lalu, sudahkah kalian melihat tanda-tanda diatas ?

Bagi kalian yang memiliki pertanyaan seputar wawasan dunia, bisa ditanyakan di kolom komentar. Siapa tahu pertanyaan kamu menjadi wawasan baru bagi banyak orang.

Source:
www.sciencedaily.com
owlcation.com
www.psychologytoday.com

COMMENTS

%d bloggers like this: