Ubur-ubur abadi

Ubur-Ubur Abadi Itu Ada ? Tapi Jangan Salah Paham Dulu Ya !

Ubur-Ubur Abadi tidak semua orang tahu hewan jenis ini. Ubur-ubur sendiri dikenal sebagai hewan yang mirip dengan gurita dengan kulit yang transparan. Seorang miliader bahkan terpesona dengan bagaimana cara hidup abadi, lalu apakah benar seekor unur-ubur bisa hidup abadi ? Metode apa yang digunakan ?

ubur-ubur abadi turritopsis dohrnii cartoon by imgur.com

Ubur-Ubur Abadi = Vampir

Ubur-ubur abadi ini dikenal dengan nama Turritopsis dohrnii. Hewan ini ditemukan tahun 1980 di wilayah perairan laut Mediterania. Hewan ini juga diobservasi di wilayah pantai panama, Florida, Spanyol dan Jepang. Selama bertahun-tahun para peneliti mencari hal yang aneh dari kemampuan ubur-ubur ini. Para peneliti tidak menemukan kerusakan sel, atau pun tanda penuaan dari hewan ini.

Hewan ini memiliki kempampuan untuk mereproduksi ulang sel ketika ia mengalami keadaan krisis atau mati. Ia bisa mengalami apa yang disebut transdiferensiasi yang artinya ia bisa mengubah satu tipe sel menjadi sel yang lainnya secara alami ketika ia mengalami kondisi darurat. Selama dalam proses ini ubur-ubur ini menempel pada permukaan yang kokoh, membentuk gumpalan dan akhirnya membentuk polip (bentuk awal kehidupan).

Ubur-ubur ini masih bisa mati pada tahap awal kehidupannya (dalam bentuk polip). Ia bisa saja dimangsa oleh predator atau hewan laut. Tapi, kemungkinan itu sangat kecil karena bentuk polip ini sangat kecil. Besarnya hanya sebesar kuku kelingking (4,5 mm)berbentuk transparan dan sangat kecil dibanding benda di lautan yang dapat dilihat.

Ubur-Ubur Abadi Untuk Kehidupan Abadi ?

Siklus kehidupan yang dimiliki ubur-ubur ini banyak diteliti oleh peneliti untuk mencari jawaban bagaimana meregenerasi sel pada manusia. Seorang peneliti dari Jepang bernama Shin Kubota, Seorang profesor dari Laboratorium Seto Marine Biology Universitas Kyoto meneliti bagaimana hewan ini meregenerasi dirinya ketika ia mati.

“There should be a key to rejuvenation in the system of scarlet jellyfish,” says Kubota. “I’d like to believe it could be applied to human beings, because genetically, jellyfish and humans are not so different.”

Sayangnya ini tidak bisa dibilang sebagai kehidupan abadi, ini merupakan proses regenerasi. Sama halnya seperti manusia yang meninggal dan lahir kembali sebagai manusia baru (bayi). Sampai saat ini peneliti mencoba memecahkan kondisi yang terjadi pada ubur-ubur ini agar bisa digunakan dalam pemecahan masalah medis dengan metode regenerasi sel pada tubuh manusia. Apa kamu salah satu yang ingin hidup abadi ?

Source:
www.abc.net
edition.cnn.com
discovermagazine.com
curiosity.com

COMMENTS

%d bloggers like this: