Tipe Darah Langka

Tipe Darah Ini Termasuk Yang Jarang Dimiliki. Apa Itu Milikmu ?

Tipe darah yang banyak dikenal yaitu A, B, AB, dan O. Tapi sayangnya itu bukan jenis tipe darah, melainkan golongan darah. Tiap golongan darah ini memiliki tipe dan karakteristik yang berbeda termasuk jenis antigen yang dimiliki tiap golongan. Dalam tiap tipe darah terdapat antigen yang memproduksi antibodi dalam tubuh.

Antigen sendiri adalah zat asing yang tidak dikenali tubuh menyerang dan menyebabkan respon terhadap imun tubuh. Sebuah respon imun terjadi saat antibodi (protein dalam sistem kekebalan tubuh) dipanggil untuk menyerang antigen. Antigen sendiri dibagi menjadi Antigen A,B dan Rhesus, sedangkan O bukan merupakan antigen melainkan bersifat resesif.

tipe darah langka

Tipe darah yang langka

Rhesus sistem dalam darah seseorang ini akan menghasilkan golongan darah A+,A-,B+,B- dan seterusnya atau lebih tepatnya memberikan golongan negatif atau positif. Orang yang memiliki Rh + memiliki antigen resus D dan yang negatif yang tidak memiliki antigen resus D.

Kebanyakan orang akan memiliki rhesus yang diklasifikasikan dalam golongan darahnya. Namun, kondisi yang langka dan dimiliki oleh 43 orang di bumi ini dimana dalam darah mereka tidak memiliki Rhesus. Hal ini disebut sebagai Rhnull.

The rarest blood type in existence is Rhnull blood. This stuff is characterized by a complete lack of antigens in the Rh system, which is the largest blood group system. This includes the D antigen (Rh factor, baby), plus the other 50-something antigens in the group. This blood type is so rare that only 43 people on Earth have ever been reported to have it, and there are only nine active donors…..

Orang yang memiliki darah dengan kondisi tanpa antigen ini disebut sebagai Golden Blood atau darah emas. Mereka bisa menjadi pendonor universal bagi semua rhesus golongan darah. Rhnull sendiri ditemukan pada tahun 1961 pada seorang wanita aborigin.

Rhnull blood was first described in 1961, in an Aboriginal Australian woman. Until then, doctors had assumed that an embryo missing all Rh blood cell antigens would not survive, let alone grow into a normal, thriving adult. By 2010, nearly five decades later, some 43 people with Rhnull blood had been reported worldwide.

Jadi sudahkan kalian melakukan test pada darah? Jika kamu mendapatkan hasil Rhnull dalam tubuh kalian. Bisa dikatakan kamu adalah pahlawan yang akan menyelamatkan nyawa melalui darah. Tapi kamu perlu juga berhati-hati agar kamu tidak terluka ya.

Source:
www.jpma.org
www.theatlantic.com
www.scoopwhoop.com

 

COMMENTS

%d bloggers like this: