Pulau Andros

Pulau Andros, Pulau Indah Milik Kepulauan Bahama.

Pulau Andros merupakan salah satu pulau di kepulauan Bahama. Kepulauan Bahama sendiri dikenal sebagai kepulauan yang memiliki gugusan pantai yang eksotis. Pulau Andros dikenal sebagai pulau yang paking luas dibanding dengan pulau lain yang ada di kepulauan bahama. Luasnya kurang lebih 5,957 Km² dan menjadi destinasi wisata alam yang paling banyak diminati.

Pulau Andros Pemilik Lubang Biru Yang Tidak Terjamah

Dibalik pesona pantai dan lautnya, ternyata pulau Andros memiliki banyak lubang biru di dalam laut. Keunikan struktur laut ini menarik banyak minat para penyelam untuk mengeksplorasi isi lubang biru ini. Apa sebenarnya lubang biru dalam laut ini ?

Secara alamiah lubang ini terbentuk pada zaman es. Seiring waktu lapisan es mencair dan mengikis lapisan kapur dari bumi, dan membentuk celah berupa gua. Akibat dari es yang mencair tersebut air laut menjadi naik dan menyebabkan gua yang terbentuk tadi tenggelam oleh air laut yang semakin meninggi. Uniknya lagi pusat lubang ini berwarna gelap dan di bagian luarnya berwarna biru muda. Lubang ini menjadi tempat tinggal hewan laut seperti ikan karang berwarna-warni, karang dan juga penyu laut.

Tidak hanya di dalam laut ternyata masih banyak lubang biru yang terdapat di dalam hutan dan bahkan belum dieksplorasi oleh banyak peneliti. Ada kurang lebih 175 Lubang biru di dataran Andros sendiri. Berbeda dengan lubang biru di dasar laut, lubang di dataran ini cenderung terlihat seperti rawa dan berwarna hitam jika dilihat dari permukaannya.

Away from the ocean, hidden in the wooded areas of the island, Andros houses more than 175 inland blue holes. These are very different from offshore blue holes and, quite frankly, anything else on earth. Due to an accumulation of dead bacteria from fallen trees and leaves, these lesser-known inland blue holes are black in appearance and devoid of light. From the surface, they appear as nothing more than swamps, but what lies beneath is incredible.

Terbentuknya akibat dari pasang surut air laut tidak mencapai di dataran. Lapisan air tawar meningkat tajam di permukaan dan mencegah oksigen mencapai air asin dibagian bawahnya. Sayangnya para penyelam tidak berani untuk menggali isi dari lubang biru di wilayah dataran. Alasannya karena kandungan gas hydrogen sulfida yang ada didalamnya membahayakan nyawa manusia. Kandungan Hydrogen sulfida ini bisa membuat penyelam mengalami gatal-gatal, mual, pusing dan bahkan kesemutan. Seperti yang dilansir dari nationalgeographic.com

….  Divers entering the gas may experience itching skin, tingling, or dizziness; some smell rotten eggs as it penetrates their skin and metabolizes through their lungs. ….

Dengan banyaknya keunikan dan keindahan alam pulau ini, masih banyak hal yang belum digali dari perairan di Pulau Andros. Masih berniat menggali lubang biru di pulau Andros ?

Source:
www.bahamas.com
www.cosmosmariners.com
www.fodors.com

 

COMMENTS (1)

  • comment-avatar

    wah indah sekali ya, jadi pengen kesana

  • %d bloggers like this: