Jendela Bulat Pedawat

Alasan Mengapa Jendela Pesawat Berbentuk Bulat. Mungkin Diluar Dugaanmu !.

Jendela bulat pesawat ? Jika kamu sedang berwisata menggunakan pesawat terbang,mungkin nggak sih kamu bertanya mengapa jendela pesawat itu bentuknya sama semua. Semua pesawat yang ditumpangi oleh para penumpang memiliki bentuk yang sama dengan logo yang berbeda. Semua persamaan itu ternyata memiliki arti dan tujuan tersendiri kok.

Jendela Bulat Pesawat Itu Ada Artinya

Jendela bulat pesawat

Awalnya jendela sempat dibuat dalam bentuk persegi sebelum pada akhirnya jendela pesawat bulat. Pada tahun 1949 diluncurkan pesawat pertama  yang menggunakan jendela berbentuk persegi yaitu  De Havilland Comet. Pesawat komersial pertama yang menjadi revolusi perjalanan udara bagi jutawan saat itu. Pesawat buatan Hertfordshire itu pada tahun 1953 melalukan perjalanan spesial yang membawa tamu kehormatan seperti Ratu Elizabeth, dan Ratu Margareth yang dipandu oleh Lady de Havilland dan Sir Geoffrey. Sejak pernerbangan pertamanya membawa kesuksesan. Delapan pesawat comet itu diterbangkan ke Singapura, Jepang, dan Johannesburg.

Sayangnya dua kecelakaan fatal terjadi pada tahun 1954 akibat bentuk jendela dari pesawat tersebut. Pesawat Comet yang terbang dari Johannesburg dan satu lagi dari Roma.Dalam kecelakaan pesawat itu dilaporkan ada sekitar 56 jiwa yang menjadi korban. Mengapa justru jendela berbentuk persegi berbahaya ?

Penerbangan udara membutuhkan struktur yang baik dari dalam pesawat dan dari luar pesawat. Semakin tinggi pesawat di udara tekanan udara akan semakin besar dari dalam kabin pesawat dan dari sisi luar pesawat. Tekanan pesawat yang menggunakan jendela persegi akan terkumpul pada sudut-sudut persegi yang apabila semakin besar akan membuat jendela pecah dan beresiko pada penerbangan. Berbeda halnya dengan jendela pesawat yang dibuat oval, karena tidak memungkinkan bagi tekanan untuk terpusat pada sisi manapun. Seperti yang dilansir dari laman telegraph.co.uk

But its windows were to be its downfall. Two fatal crashes in 1954 – Flight 781 from Rome and Flight 201, bound for Johannesburg – accounting for 56 lives, were found to be the result of structural weaknesses in the fuselage, caused by dangerous stresses at the corners of the square windows. The harsh angles meant that the surrounding metal experienced pressure two to three times greater than elsewhere in the cabin.

Sebagai akibat dari adanya kecelakaan penerbangan kala itu, Pesawat De Havilland Comet kehilangan popularitasnya. Perusahaan itu menarik diri service penerbangan selama beberapa tahun akibat banyaknya pembatalan pesanan yang terjadi setelah kecelakaan itu. Sehingga pada tahun 1997 pesawat De Havilland Comet melakukan penerbangan terakhir dengan model jendela yang sudah berbeda. Berbentuk oval. Namun, karena daya beli dari pesawat ini kecil pesawat ini tidak lagi beroperasi.

Jadi, sudah tahukan kenapa jendela pesawat bentuknya sama semua. Mulai sekarang tidak akan berfikir untuk mencari pesawat yang model jendelanya berbeda lagi.

Source:
curiosity.com
www.popularmechanics.com
www.travelandleisure.com

COMMENTS (1)

  • comment-avatar

    Terimakasih informasinya saya menjadi tau kenapa jendela pesawat berbentuk bulat

  • %d bloggers like this: