Kadang merasa kesal dan lebih mudah merasa marah serta mengungkapkan emosi negatif dibanding dengan mengolahnya. Mengelola emosi negatif menjadi positif memang tidak mudah lho. Tapi, untuk bisa seperti itu tentu saja diperlukan latihan yang tidak sebentar.
Emosi Sehat adalah emosi negatif yang bisa dikendalikan dan dikelola dengan baik sehingga menghasilkan emosi yang positif. Ini tidak hanya baik untuk kesehatan mental/psikologis saja tetapi juga sehat secara fisik. Berikut 7 Hal yang dipercayai sebagai emosi yang sehat

macam-macam emosi

1. Percaya Diri Dengan Apa Yang Dilakukan

Tidak perduli sesulit apapun keadaan yang dimiliki mereke tetap percaya bahwa mereka bisa melewati keadaannya. Mereka juga tidak perduli orang lain berbicara negatif tentang diri mereka, karena mereka yakin dengan kemampuan yang mereka miliki. Mereka akan cenderung bertahan pada rencana yang sudah mereka pilih.

2. Mereka mandiri dan bisa berkata “Saya bisa melakukan hal yang tidak saya suka sekalipun.’

mereka mandiri untu bisa melakukan hal yang tidak mereka suka sekalipun. Mereka akan memerikan diri mereka waktu pada apa yang tidak mereka sukai, karena bagi mereka dengan waktu kadang bisa menangkap hal yang menarik dari hal yang tidak disenangi sekalipun.

3. Tahan Banting dengan berkata “Saya Masih Bisa Bertahan Dengan Pukulan Ini.”

Mereka yang tahan banting bisa dengan mudah menemukan fleksibilitas. Mereka bisa dengan mudah menyesuaikan dengan berbagai situasi. Ketika mereka berada pada situasi yang penuh tantangan dan hambatan mereka tidak akan mudah menyerah, malah justru tetap berjalan pada nilai-nilai yang mereka miliki.

4. Bisa Menghargai Orang Lain Dengan Berkata “Semua Orang Berhak Untuk Dihargai.”

Kita tidak bisa benar-benar dalam kondisi emosi yang stabil dan sehat bila membandingkan orang lain berdasarkan jabatan, gaji, tingkatan, materi ataupun nilai yang lain. Apapun yang mereka miliki dan apapun kondisi yang mereka hadapi orang yang memiliki kesehatan emosi akan menghargai mereka semua tanpa terkecuali.

5. Menerima Diri Sepenuhnya dan Apa Adanya.

Orang yang memiliki emosi sehat bisa menerima diri apa adanya. Mereka akan menerima dan bisa menertawakan kebodohan diri sendiri. Mereka tidak akan menyalahkan orang lain atas kesalahan dan kegagalan mereka.

6. Berpendirian Teguh.

Merera yang memiliki emosi yang sehat tidak akan mengambil keputusan berdasarkan emosi belaka hingga melupakan pendirian diri sendiri. Mereka akan cenderung memilih tetap pada keputusan yang sudah diambil dibanding dengan merubah berdasarkan penilaian orang lain.

7. Mampu Mencintai Atas Apa Yang Dimiliki

Orang yang memiliki kemampuan bersyukur terhadap apa yang dimiliki tidak akan tergoda dengan kepemilikian. Ia akan menghargai apapun yang ia dapat dibandingkan mengeluhkan apa yang tidak didapat. Berdasrkan penelitian yang dilakukan oleh Havard University tentang perkembangan orang dewasa tahun 1938 oleh Dr Veorge Vaillant mengatakan bahwa kebahagiaan adalah cinta dan tidak terhenti. Seperti yang dikutip pada curiosity.com

In1938, Harvard began a longterm Study of Adult Development, which is still going strong after 80 years. Though it had many directors through the decades, Dr. George Vaillant had the longest tenure, and he boils down what he learned to five words: “Happiness is love. Full stop.”

Untuk melakukan hal-hal tersebut memang tidak mudah namun bisa dilakukan dengan latihan yang terus menerus. Jika merasa kesulitan untuk mendapatkan kondisi emosi yang sehat terapi bisa menjadi cara yang terbaik untuk memulainya. Mengikuti terapi emosional tidak akan membuat kita di cap sebagai orang gila, justru ini menjadi saran terbaik untuk kehidupan yang lebih sehat dan bahagia. Yang punya emosi negatif masih mau dipelihara ?

Source :
www.psychologytoday.com
www.huffingtonpost.com
curiosity.com
www.huffingtonpost.com

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: