Shine Teori : Masih Minder Berteman Dengan Yang Lebih Baik? Perlu baca ini!

Shine Theory

Melihat orang yang lebih sukses dari kita membuat sebagian orang iri dan minder jika berada di dekat mereka. Ironisnya sebagian dari mereka sengaja menjatuhkan dan menganggap mereka sebagai lawan yang merebut kedudukan. Terkadang untuk bisa berdampingan berada di dekat mereka membuat mereka saling mengusik. Sebenarnya untuk melihat orang yang lebih baik dan menjadi teman mereka justru perlu dilakukan.

Hal ini dikemukakan pada sebuah temuan teori baru bernama Shine Theory. Teori ini dicetuskan oleh Ann Friedman dan Aminatou Sow pada tahun 2013 pada sebuah acara podcast yang tayang saat itu. Ia mengatakan

if you don’t shine, I don’t shine.

Ia pula mengatakan bahwa jika kita melihat orang yang lebih sukses atau lebih baik dari kita, mudah bagi kita untuk merasa membenci atau minder. Hal ini dikarenakan adanya tekanan yang ia ingin gambarkan lewat tindakannya.

Lalu, mengapa kita perlu menjadi teman dengan yang lebih baik ? Dengan kita berteman dengan orang yang lebih cerdas, cantik, populer, tidak membuat kita lebih buruk dengan perbandingan. Justru membuat diri kita menjadi lebih baik. Tidak mudah untuk merayakan keberhasilan orang lain sedangkan kita tidak mendapatkan apa-apa. Hal ini mengingatkan kita untuk tidak memikirkan kompetisi dengan orang lain untuk menunjukkan siapa yang terbaik.

Di dunia yang penuh dengan kompetisi ini, orang-orang cenderung memikirikan untuk menang sampai lupa akan visi dan misi diri sendiri. Ini mengingatkan kita bahwa kita bukan merupakan inti dari cerita orang lain, juga orang lain bukan inti dari cerita kehidupan yang kita jalani. Konsep ini lebih menitik beratkan pada keperayaan diri dan tetap fokus pada apa yang menjadi visi dan misi serta tujuan kita. Kepercayaan diri itu bisa menular, jika tidak itu hanya pura-pura saja.

Kita melakukan perbandingan dengan orang lain, kita tidak sepintar A, sekaya B, secantik C. Kecenderungan untuk membuat ranking dengan orang-orang yang lebih baik membuat kita semakin stress dan marah sehingga tanpa sadar kita hidup dengan ketidakpercayaan diri dan membuat hidup tidak sehat dan tidak bahagia. Alih-alih untuk membandingkan, cobalah untuk berteman dengan mereka, berteman dengan orang-orang yang bisa membantu mewujudkan dengan misi kita. Berteman dengan mereka bisa membuat kita belajar bagaimana orang tersebut bisa meraih sukses, dan tanpa sadar kesuksesan mereka menjadi motivasi bagi diri sendiri.

Shine Theory ini juga pernah diterapkan pada staff yang bekerja di Gedung putih pada masa Barrack Obama, hasilnya sebagian besar mereka merasa lebih didengar dan bahagia ditempat kerjanya. Mengingat perbedaan gender juga menjadi pemicu adanya sikap komparatif ini. Dengan teori ini mereka juga berusaha menekan perbedaan gender antara laki-laki dan mendapatkan porsi yang sama dalam menyuarakan pendapat di lingkungan kerja mereka.

Dari sekarang mulailah berhenti untuk membandingkan diri dengan orang yang lebih baik dari kita. Berhenti juga untuk berkompetisi dan membenci orang yang lebih baik dari kita. Dengan begitu, kita bisa lebih fokus dengan tujuan kita dan mengubah kata musuh menjadi teman. Kesuksesan bukanlah sesuatu yang terbatas, sifatnya tidak terbatas dan bisa diraih oleh siapapun. Terlepas dari siapa dulu yang menuju sukses dan siapa yang belum. Kesuksesan itu menular, tidak terbatas dan patut dirayakan baik itu sukses orang lain atau sukses anda sendiri.

Sumber :

www.thecut.com
www.propelwomen.org
www.huffingtonpost.com
inkredibly.com
www.literallydarling.com
www.marieclaire.co.uk/life/what-is-shine-theory-295830

COMMENTS

%d bloggers like this: